Senin, 27 Agustus 2012

Struktur Data dan Tipe Data pada Java

          Dalam mempelajari bahasa pemrograman, kita  tidak akan  lepas dari yang namanya Struktur Data. Entah itu dalam  Bahasa C, C++, Pascal, termasuk Java . Kali ini akan mempelajari bagaimana atau apa saja tipe dan struktur data pada java .


1. Penjelasan Struktur Data pada Java

          Pertama-tama kita akan bahas penjelasan struktur data terlebih dahulu, dalam ilmu komputer, Struktur data adalah langkah dimana kita harus menyimpan, menyusun dan mengatur data di dalam sebuah media penyimpanan komputer sehingga data yang akan digunakan efisien dan tidak terbuang sia – sia.
           Oleh karena itu mengingat pembelajaran kita disini adalah mengenai Java dimana menekankan pada OOP (Object Oriented Programing), kita harus memperhatikan struktur dari data yang digunakan agar menghasilkan sebuah program yang ringan dan mudah digunakan. Struktur Data pada Java hampir sama dengan bahasa pemrograman yang lainnya, yaitu tentang konstanta dan tipe data.


2. Apa itu OOP ??

          Object-oriented programming (OOP) merupakan jenis pemrograman yang menggunakan "Object" yaitu instance dari kelas yang terdiri dari Data Field dan metode bersama dengan interaksi mereka  untuk merancang aplikasi dan program komputer. Teknik pemrograman dapat mencakup fitur seperti data abstraksi, enkapsulasi, pesan, modularitas, polimorfisme, dan pewarisan. Banyak bahasa pemrograman modern sekarang mendukung OOP.


3. Tipe - tipe  Data Pada Java 


Java memiliki tipe data yang dapat dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu tipe data primitif dan referensi.
1. Tipe Data Primitif

Delapan macam tipe data primitif dalam pemrograman Java, yaitu :
 


a.      Integer ( Bilangan Bulat )

          Integer merupakan tipe data numerik yang digunakan apabila tidak berurusan dengan pecahan atau bilangan desimal. Tipe data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut : 


- Byte     Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati1 byte ( 8 bits ) di memori

- Short   Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 danmenempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori

- Int     Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di

   memori

- Long    Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 dan menempati 8

   bytes ( 64 bits ) di memori 


 b.      Floating Point ( Bilangan Pecahan )

Floating Point digunakan untuk menangani bilangan desimal atau perhitungan yang lebih detail dibanding integer. Ada dua macam floating point, yaitu :

1. Float   memiliki nilai -3.4×108 sampai +3.4×108 dan menempati 4byte di memori

2. Double  memiliki nilai -1.7×10308 sampai +1.7×10308

        Semua bilangan pecahan atau desimal dalam Java tanpa diakhiri huruf f akan dianggap sebagai double. Sedangkan bilangan yang ingin dikategorikan sebagai float harus diakhiri dengan huruf F. Misalnya : 4.22 F atau 2.314f. Sedangkan untuk bilangan double, bisa menambah dengan huruf D, karena secara default bilangan dengan koma atau pecahan atau desimal akan dianggap sebagai double.

  c.        Char

          Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal ). Char berbeda dengan String, karena String bukan merupakan tipe data primitif, tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan unicode, sehingga dapat menggunakan kode /u kemudian diikuti bilangan dari 0 sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF. Misalnya : ‘\u123’



    d.       Boolean

          Dalam Java dikenal tipe data boolean yang terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi, boolean termasuk dalam operator logika .









 


 References : 
http://en.wikipedia.org/wiki/Object-oriented_programming
http://www.ramathara.com/struktur-data-pada-java.html


          

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar